Pages

Jumat, 21 Mei 2010

fanfic bideok- raining........(scane 9)

SCANE 9



Yeomjong- 27 november 2007- rusia.


Kututup telpon dengan segera, agar tidak ada yang curiga.
"bagaimana? Apa kita bisa menembus sistem keamanan mereka?", aku begitu tegang melihat hasil nya.



"tenang bos, zaman sudah modern, membobol keamanan mereka adalah hal yang mudah. Kita telah berhasil menyadap telpon keluarga lee, lalu apa yang akan kita lakukan selanjut nya?" misaeng tersenyum licik dan terlihat dengan jelas kepuasan akan keberhasilan kami.




Setelah menerangkan rencana besar ku kepada seluruh anggota ku yang sangat setia, aku menyuruh mereka beristirahat.




Begitu masuk kamar, aku merasakan ketenangan yang sangat hangat. Setiap memandang wajah yosin, hati ku damai. Aku memandangi tiap inci dari wajah yosin, ia begitu cantik dengan senyuman manis nya. Aku sangat merindukan mu yosin, sangat merindukan mu. Andai saja waktu bisa di mundurkan kembali, aku ingin menikmati tiap detik nya bersama mu. Aku terlalu bodoh, seharusnya aku mendengarkan yosin, andai saja aku menolak tugas itu. Tugas yang seharusnya menjadi jembatan penghubung kita, malah menjadi akhir dari hidup mu. Saat itu dimana tak seharusnya kau datang, aku tahu niat mu bAik, kau ingin menyadarkanku dan menggagalkan penculikan itu. Tapi polisi malah mengira kau salah satu dari kami & menembak mu hingga tewas di tempat, aku sungguh ceroboh hingga tak menyadari apa yang terjadi dengan mu. Walaupun misaeng berniat baik pada ku, ia melindungi ku & tidak memberitahu ku tentang apa yang terjadi dengan yosin, misaeng tahu kalau aku akan kembali untuk menyelamatkan yosin. Itu juga berarti, aku terancam akan tertangkap. Aku tidak bisa menyalah nya, karena itu adalah salah ku dan juga lee yoo sun. Dia yang memanggil polisi dan menghajar anak buah ku yang ditugaskan mengantar yosin pulang, yosin lari saat anak buah ku menyuruh dia sembunyi, dan saat itu tiba-tiba polisi datang dan menembaki yosin. Peristiwa itu ditayang kan di semua stasiun TV, dan aku tanpa sengaja menonton nya. Menonton dengan air mata, dan dengan semua ke pedihan dihati ku.




Sejak saat itu, aku bersumpah akan membalaskan dendam ini kepada semua anggota keluarga lee. Mereka juga harus merasakan penderitaan yang ku alami,


aku telah berhasil merebut salah satu anak kembar yoo sun, lalu aku menyuruh misaeng membunuh nya. Namun itu belum cukup bagi ku, aku membunuh yoo sun, dengan cara menyusupkan anak buah ku yang menyamar sebagai seorang perawat di rumah mereka. Perawat itu berhasil membuat yoo sun koma dengan memberikan dosis obat tidur 3x lipat dari biasa nya, dan aku berhasil meledakkan nya saat dalam perjalanan ke rumah sakit diluar negeri.




Aku akan membuat kalian semua merasakan rasa sakit ini, cepat atau lambat.


SCANE 9 (BAG 2)


KIM NAM GIL- 27 NOVEMBER 2007 - SEOUL

aku mengangkat gagang telpon dan mulai memencet no apartement yo won di amerika, tapi terdengar nada sibuk. Ku mati kan telpon nya, lalu ku coba lagi.Tiba-tiba aku berubah pikiran dan menutup telpon dengan cepat, tadi aku sempat berniat untuk menanyakan keadaan yo won. Apa yang aku telah ku lakukan? ? Apa yang akan aku katakan saat telpon nya tersambung? Kalau dia mengira aku menyukainya bagaimana?, cewek itu kan mudah GR!. Tapi aku khawatir dengan keadaan nya, kemarin malam ye jin menelpon aku dan memberitahu kalau dia akan pulang tanggal 1 nanti, tapi ia tidak menceritakan keadaan yo won. Memang sieh sebelum nya aku yang minta, agar ye jin tidak membicarakan apa-apa tentang yo won, dan selain itu ye jin hanya meminta maaf belum bisa mengerjakan pekerjaan kelompok kami. Kenapa aku jadi cemas seperti ini?, aku mencoba menenangkan diri dan memutar beberapa disk film kesukaan ku. Aku bosan, lalu aku membuka berita di TV, betapa terkejut nya aku saat pers membicarakan keluarga lee. Ada yang bilang, putri sulung keluarga lee koma ada hubungan nya dengan ibu&saudara tiri nya. Pasti ye jin sangat terluka, walau pun yo won adalah saudara tiri nya, aku tahu dengan jelas kalau ye jin sangat menyayangi yo won. Untuk apa ye jin melakukan sesuatu yang buruk dengan yo won? , atau jangan-jangan yo won yang . . . ?



"tuan muda sedang memikirkan apa!" aku sangat terkejut akan kedatangan bibik maya, sampai aku terjatuh ke bawah.




"oh bibik, mengejutkan ku saja. Ada apa bik?, apa hari ini ada telpon dari manajer ku?" aku tersenyum ke pada bibik maya, setelah aku naik ke atas sofa.



"tidak ada tuan muda, hanya mau menyampaikan pesan dari tuan besar." sepertinya aku tahu apa yang hendak disampaikan bibik maya, pasti papa, karena sejak tadi aku tidak melihat papa & wajah bibik maya terlihat sedih.




"apa papa pergi ke amerika tanpa sempat pamit pada ku?,tenang bik aku sudah biasa." aku terlihat sangat tegar saat mengatakan nya.



"bukan hanya itu tuan muda"ekspresi wajah nya berubah 180 derajat, bibik terlihat sangat senang.



"jadi apa bik?, ayo lah jangan membuat nam gil penasaran?" aku sangat kesal, ternyata bibik sengaja memasang tampang sedih, ia mau membuat kejutan untuk ku, apa ya? Aku tidak sabar.


"seperti nya ingatan tuan muda nam gim telah kembali."dengan reflek aku langsung memeluk bibik, aku sangat senang. Kakak, kakak aku sangat merindukan mu!. Suasana hati ku sangat baik, aku sangat bahagia. Dan tentu nya aku harus membalas keisengan bibik maya, hehehe aku punya ide.




"Bik tolong antarkan aku kue, tolong antarkan ke taman belakang!."




Bibik maya sudah bekerja dengan keluarga ku selama 1 1/2 tahun, sebenarnya kami tidak mengenal latar belakang & nama bibik. Bibik maya telah menyelamatkan kak nam gim, tapi sayang nya mereka di tabrak oleh truk yang sedang memotong bis yang hampir menabrak mereka. Saat itu bibik mengenakan pakaian seorang suster, mungkin ia seorang suster dari sebuah rumah sakit. Kami telah mencari ke semua rumah sakit, namun tidak menemukan hasil sama sekali. seperti kak nam gim yang mengalami amnesia, bibik maya juga menderita amnesia. Akhirnya papa memutuskan mengajak bibik tinggal di rumah kami, dan memberi nama sementara kepada bibik, yaitu 'maya' sampai ingatan nya kembali pulih. Bibik maya sangat dekat dengan ku, terkadang kami terlihat seperti ibu dan anak. Mungkin mereka benar, karena aku merasakan kehangatan seorang ibu dari nya. Bibik bukan seorang wanita veminim, ia sedikit tomboy.





"tuan muda, ini kue nya." bibik maya datang dengan kue, puding dan cemilan lain nya.




"wah banyak sekali bik?, aku tidak bisa menghabiskan nya sendirian. Bibik bagaimana sieh?"aku memasang tampang seolah-olah marah.




"maafkan bibik tuan muda, sini biar bibik bawa kembali" bibik terlihat panik, dan bagiku bibik terlihat lucu sekali.




"bibik payah!, nam gil hanya bercanda bik. Bibik temani nam gil makan y?"bibik maya tersenyum sinis.




dengan cepat ia memoletkan krim kue di wajah ku, akhirnya kami perang kue. Saat pelayan yang lain mendengar keributan, mereka segera pergi ke taman belakang. Aku dan bibik maya menyiram mereka dengan selang air, awalnya mereka semua terkejut, lalu dengan segera membalas aku dan bibik. Kami perang-perangan air, ada pelayan yang tergelincir karena tanpa sengaja telah menginjak bekas kue dilantai. Tentu saja kami semua menertawakan nya, saat ini adalah saat yang sangat membahagiakan. Rasa nya aku ingin waktu terhenti pada saat seperti ini, saat yang sangat membahagiakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar