Pages

Rabu, 20 April 2011

The Hidden Wounds Chapter 01 : Homeland


genre: angst,romance, mystery

Starring:
-  Kim Nam Gil as Shim Gun Wook
- Lee Yo Won as herself
- Seo Young Hee as Sohwa (Yo Won’s Nanny)
- Lee Moon Shik As Uncle Min (Driver Jo Min Shik)

note: I didn't own the characters...it's just a fanfiction...

************************************************

“kakak aku takut….” gumam seorang anak laki-laki yang berusia 6 tahun pada kakaknya yang berusia 9 tahun. Air matanya mengalir deras membasahi pipinya.

“ssst…tenanglah..” jawab si kakak gemetar sambil mendekap adiknya dalam pelukannya. Keringat dingin melingkupi dirinya meskipun mereka berdua bersembunyi di dalam lemari kecil di bawah meja yang ada di balik tembok. Tepat dibalik tempat ayah dan ibu mereka berdua berada.

“kau mau apa?!!kau tidak akan menemukan yang kau cari!!!”

“itu suara ayah kak…” gumam si adik.

“tap..tap..” terdengar suara  langkah kaki mendekat.

“KAU!! KEPARAT KAU!!BERANI-BERANINYA KAU..” 

“DOR!!” terdengar suara tembakan.

“ugh...” “bruuk” terdengar suara  benda berat  jatuh ke lantai.

 “suamiku!!suamiku!!kau bajingan beraninya mengkhianati sahabatmu sendiri!!” terdengar isak dan jerit wanita.

“DOR!!”   terdengar suara tembakan lagi dan suara makian perempuan itu terhenti.
Air mata pun menetes semakin deras. Ia sadar bahwa ibunya baru saja ditembak mati. 

“cari sampai ketemu!!” ujar suara seorang pria. “baik..” terdengar suara beberapa pria lainnya.

“tap..tap..” terdengar suara derap kaki hilir mudik berjalan ke sana kemari. Si kakak dapat merasakan adiknya semakin memeluk erat dirinya.

“ibu…ayah aku takut…” batinnya sambil memeluk erat adiknya dan berharap mereka berdua tidak ketahuan. 

Waktu pun berlalu. Suasana menjadi sepi.  “tap..tap..” terdengar suara langkah kaki. Si kakak pun membuka sedikit pintu lemarinya untuk mengintip dari pintu ruangan yang terbuka. Dilihatnya  bayangan seorang laki-laki sedang berdiri memegang pistol.  Laki-laki itu berjalan maju, si kakak pun dapat melihat dengan jelas wajah laki-laki tersebut, wajahnya berlumuran dengan darah. Di dekat kaki laki-laki itu terlihat kepala ayah dan ibunya yang sudah meregang nyawa.
“ayah..ibu…” gumamnya.
Dan tiba-tiba laki-laki itu menoleh ke arahnya.

“hah…hah…hah…” seorang laki-laki terengah-engah terbangun dari tidurnya.

“Sir…are you alright?” tanya salah satu pramugari berambut pirang yang menghampirinya.

“yes…I’m fine thank you…” ujar laki-laki itu berusaha menenangkan dirinya.  

“are you sure?I can bring some sleep pills or wine..” pramugari itu agak ragu.

“no..thank you..” jawab laki-laki itu.

 Ia pun mengalihkan pandangannya keluar jendela agar pramugari tersebut tidak mengubrisnya lagi. “ayah..ibu…sebentar lagi aku pulang…” gumam Shim Gun Wook dalam hati sambil menatap langit malam yang gelap.

- Incheon International Airport, South Korea,  May 1st  2009 10:00 AM -
“tap..tap..tap..tap..” seorang perempuan berjalan keluar dari gerbang kedatangan luar negeri. Ia adalah penumpang yang terakhir keluar dari pesawat yang baru sajat tiba dari Inggris.  “kali ini aku benar-benar pulang…” gumam Lee Yo Won sambil menatap sekelilingnya.

“nonaa Yo Won…” terdengar  suara memanggil namanya.
 Ia pun menoleh ke arah datangnya suara itu. Dilihatnya seorang laki-laki yang dikenalinya sebagai supirnya yakni Jo Min Shik dan seorang perempuan yang nampak lebih tua darinya  tersenyum padanya.

“Paman Min!!Bibi Sohwa!!” panggil Yo Won. Ia berlari sambil menarik kopernya dan memeluk mereka berdua.

“nona, kami sangat merindukan nona…” ujar Jo Min Shik.

“nona..sehat-sehat saja kan?” ujar Bibi Sohwa. Yo Won pun tersenyum mengangguk.

“apakah kondisi ayah sudah membaik?” tanya Yo Won.

Sohwa dan Min Shik pun terdiam sejenak sebelum akhirnya Sohwa menjawab “ya… kondisi Tuan Besar sudah sangat membaik…”  “dan akan semakin membaik dengan kepulangan nona…” ujar Min Shik. Yo Won pun tersenyum. Ia pun berjalan bersama mereka menuju mobil yang sudah menunggunya.

  “welcome to Incheon International Airport, South Korea…” terdengar suara penyambutan  kedatangan dari speaker-speaker yang terpasang pada tiang-tiang dan pilar bandara di tengah hiruk pikuknya bandara.

“15 tahun..sudah 15 tahun berlalu…” pikir Gun Wook yang baru saja keluar dari gerbang kedatangan. Karena dipastikan tak ada yang menyambutnya, ia pun berjalan melewati para pendatang lainnya yang masih sibuk mencari kerabat atau kenalannya di antara barisan penjemput. Ia mengenakan kacamata hitamnya dan berjalan keluar pintu bandara sambil menarik koper hitam miliknya. 

4 komentar:

  1. wah....akhirnya nemu jg blog yg ngepost FF bideok :),aq suka karakter baru KNG

    BalasHapus
  2. hhe welcome welcome :D..yang Our Future Still Continue udah baca?yg itu bideok juga cuma remake eps 62 trus disambung deh dengan fresh story :D

    BalasHapus
  3. Gun wook ya yang jadi si kakak??

    BalasHapus
  4. iya...Gun Wook jadi c kakak...

    BalasHapus